Senin, 15 Juni 2015

keep spirit !!!!!!!



Malas kok dipelihara…. Apa gunanya?

Malas adalah suatu sifat dimana kita hanya diam, tak mau melakukan tindakan apapun, kita hanya pasif menerima jalannya hidup ini layaknya tenangnya aliran arus air sungai.
Apa akibatnya kalau kita memelihara kemalasan?
Akibat kalau kita memelihara rasa malas sangatlah merugikan diri kita sendiri. Kenapa? Karena orang yang malas sama aja orang yang hidup tak berguna. Karena orang malas tidak akan bisa meraih apa yang mereka inginkan, orang malas tak akan pernah bisa menghasilkan apa-apa, orang malas juga identik tidak disegani orang lain. Jangankan orang lain, Negara kita pun tidak senang dengan seseorang yang pemalas, Negara kita butuh orang-orang yang punya rasa semangat tinggi dengan sifat optimisnya yang menggebu-gebu, bukankah manusia hidup harus ada gunanya, oleh karena itu kita harus jajah rasa malas pada diri kita, yakinlah dengan niat dan tekad yang kuat rasa malas itu bakal luluh dari diri kita.
Jujur saya sendiri untuk memulai menulis artikel ini juga sangat berat sekali. Lantas bagaimana saya menyikapinya?
Saya memaksakan diri untuk memulai, awalnya saya juga penuh dengan rasa ketidakyakinan, tapi setelah dipikir-pikir kenapa tidak yakin? tidak yakin hanya membuat diri saya hanya diam ditempat, tidak akan pernah maju, dan saya sadar jika saya malas maka saya akan tertinggal jauh dengan mereka-meraka yang sudah jauh berlari. Tuhan telah memberikan otak kepada manusia untuk berfikir bukan untuk hanya diam.
Ketika rasa malas mulai tumbuh saya selalu motivasi diri dengan mengingat pesan kedua orang tua saya, beliau selalu berjuang untuk kita, beliau selalu nuruti apa yang kita inginkan dan harusnya dengan fasilitas yang  mereka berikan kita bisa memanfaatkan untuk media pembelajaran, untuk mencari hal-hal yang bermanfaat agar bisa membuat diri kita jauh dari rasa malas dan tentunya bisa lebih membuat diri kita bermanfaat. Ingatlah kedua orangtua kita  yang selalu menanti kesuksesan kita.
Untuk menghadapi rasa malas ada baiknya kita membikin jadwal kegiatan sehari-hari, supaya tujuan kita untuk meraih apa yang kita inginkan juga bisa terarah. Jadwal kegiatan yang habis kita bikin pada awalnya memang sulit untuk dijalani, kembali lagi pada rasa “paksaan” itulah kunci kita untuk bebas dari rasa malas. kita paksakan diri kita untuk runtut menjalankan sesuai jadwal kegiatan yang telah kita bikin, lama kelamaan juga kita akan terbiasa dengan jadwal kegiatan itu.
Dengan menjalankan langkah tersebut semoga dapat membantu dan memotivasi kita untuk bisa menjajah rasa malas yang ada pada diri kita semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar