Kamis, 30 April 2015



Diatas Langit masih ada Langit

“Diatas  langit masih ada langit” , itulah kata-kata yang sering diucapkan kedua orangtuaku untuk anak-anaknya.
Diatas langit masih ada langit, lantas apa maksudnya?
Ketika saya sudah mulai terlena dengan kehidupan dunia , orang tua saya selalu menegur dengan ucapan begitu.
Selalu ada orang yang lebih dibandingkan kita , oleh sebab itu kita tak perlu menyombongkan diri, karena kita tak pantas untuk menyombongkan apa yang kita punya, yang kita punya takada apa-apanya di bandingkan apa yang dunia punya. Misalnya saja kita menyombongkan diri dengan kecerdasan yang diri kita punya, apakah kita tak malu dengan orang-orang yang lebih cerdas dibandingkan kita?  Ketika kita menyombongkan kekayaan kita, apa pantas kita menyombongkan kekayaan yang jelas-jelas takakan kita bawa ketika kita sudah meninggal.
Dan pada intinya adalah selalu ada yang lebih dibandingkan diri kita. Namun di sisi lain karena ada yang lebih dibandingkan kita , kita tak perlu pesimis . jadikanlah itu sebagai sebuah motivasi agar kita bisa seperti mereka-mereka yang diatas kita.
 Sekarang mulai berfikirlah , apakah kita pantas untuk menyombongkan diri? Sementara masih berjuta-juta orang diatas kita.
Semoga dengan membaca tulisan ini penulis berharap agar bisa memotivasi diri kita untuk tidak bersifat sombong.

Selasa, 14 April 2015

PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, DAN MODEL PEMBELAJARAN


1.       Pendekatan Pembelajaran
Titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, menguatkan dan melatari metode pembelajarann dengan cakupan teoritis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat 2 jenis pendekatan, yaitu : a) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach)
b) pendekatan pembelajaran yang berpusat atau berorientasi pada guru (teacher centered approach)
2.      Strategi Pembelajaran
            Suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Menurut J.R David, Wina Senjaya  (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat  konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran.
Menurut Rowntree dalam Wina Senjaya, 2008 , dilihat dari strateginya, pembelajarn dapat dikelompokkan kedalam dua bagian, yaitu :
Exposition, discovery learning
Group-individual learning
Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat dibedakan menjadi :
Strategi pembelajran induktif
Strategi pembelajaran deduktif
Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.

3.       Metode Pembelajaran
Cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya :
Ø  Ceramah
Ø  Pengalaman lapangan
Ø  Demonstrasi
Ø  Diskusi
Ø  Simulasi
Ø  Laboratorium
Ø  Brainstorming
Ø  Debat dll

4.      Model Pembelajaran
Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah model pembelajaran. Jadi model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.
Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990) mengemukakan 4 kelompok model pembelajaran yaitu :
Ø  Model interaksi social
Ø  Model pengolahan informasi
Ø  Model personal humanistic
Ø  Model modifikasi tingkah laku